Monday, November 20, 2023

TAJUK : PERJUANGAN DAN KESADARAN SEORANG NELAYAN

NAMA : WAN MUHAMMAD YASIR ARAFAT BIN ZAIDI

NO. MATRIK : D20231108099

KUMPULAN : A

TAJUK : PERJUANGAN DAN KESADARAN SEORANG NELAYAN

 

Kisah seorang  nelayan yang tekun dan setia di sebuah perkampungan iaitu Ismail yang tekad mencari rezeki untuk menyara keluarganya yang terdiri daripada seorang isteri serta 7 orang anak yang masih dibangku sekolah.

 

Setiap pagi, Ismail bersama dengan perahunya yang merah, dia berlayar ke laut biru untuk mencari rezeki melalui hasil tangkapan ikan tersebut. Didalam hatinya penuh dengan rasa kegembiraan serta teruja memikirkan hasil tangkapan yang akan ia bawa pulang nanti.

 

Namun, kegembiraan tersebut hanyalah sementara apabila Ismail tiba di lokasi yang sering dia menurunkan jala-jala ikan tersebut. Kehidupannya berubah tiba-tiba ketika lautan yang biasanya bersih kini dipenuhi dengan sampah plastik dan bahan pencemar lainnya.

 

Oleh itu, Ismail cekalkan semangatnya untuk mencari hasil tangkapannya pada hari itu. Dan hasilnya, tangkapan pada hari tersebut agak sedikit kerana jala yang dia lebarkan dipenuhi sampah sarap berbanding ikan yang masuk sewaktu menjaring di laut tersebut.

 

Perasaan putus asa telah menyelimuti diri Ismail kerana hasil tangkapan yang semakin sedikit dan dia merintih akan  masa depannya sebagai nelayan yang menjadi punca pendapatan terhadap keluarga.

 

Setiap hari, Ismail termenung dia atas tangga sambil memikirkan kehidupan yang kian terhimpit dengan hasil tangkapan yang sedikit dan tercemar, membuatnya gelisah untuk menanggung keluarganya.

 

Suatu hari, Ismail mendengar anak-anak desa bergotong-royong membersihkan pantai dari sampah dengan semangat yang membangkitkan kesadaran. Melihat semangat anak-anak itu membuat Ismail tersadar akan pentingnya bertindak dalam menjaga lingkungan.

 

Dengan semangat dari aksi anak-anak muda itu, Ismail bergabung dalam upaya pembersihan pantai dan berusaha menyadarkan masyarakat akan dampak buruk pencemaran laut. Bersama-sama, mereka merencanakan program pembersihan rutin dan menjaga semangat untuk melihat laut yang bersih dan hasil tangkapan yang melimpah.  

 

Pada awalnya putus asa, Ismail menemukan semangat baru dalam aksi bersama itu dan tekad untuk menjaga laut yang memberi rezeki kepadanya. Harapan untuk melihat laut yang bersih dan hasil tangkapan yang melimpah mulai menyala di hati Ismail.

 

Walaupun masih ada rintangan yang besar, langkah pertama menuju perubahan telah diambil oleh mereka semua.Ismail bersama penduduk kampung berkomitmen untuk memulihkan kebersihan laut dan menjadikannya sumber kehidupan mereka yang berkelanjutan.

 

Mereka bersama-sama berjuang agar laut kembali menjadi sumber untuk menyara kehidupan mereka. Ismail menemukan semangat baru dalam kerja bersama Masyarakat setempat untuk menjaga lingkungan dan menciptakan perubahan positif.

 

Pada masa yang sama, upaya mereka dalam memastikan laut bersih telah  menemukan nilai sejati dalam kepedulian dan keberanian untuk bertindak dalam menjaga laut dan lingkungannya. Semangat bersama penduduk kampung menginspirasi Ismail untuk tetap gigih dalam perjuangan menjaga lautan yang memberi rezeki.

 

Dari keputusan tersebut, tumbuh harapan baru untuk melihat hasil yang positif bagi lautan dan kehidupan nelayan di masa mendatang. Bersama-sama, mereka membuktikan bahwa tindakan kecil dari individu dapat menghasilkan perubahan besar untuk lingkungan. Ismail dan Masyarakat setempat bersatu dalam tekad untuk melindungi lautan dan melanjutkan perjuangan untuk masa depan yang lebih baik.

 

NILAI MURNI :

 

1.     Ketekunan dan Kesetiaan: Ismail, sebagai seorang nelayan, menunjukkan kesetiaan dan ketekunan dalam mencari rezeki walaupun menghadapi tantangan berat akibat pencemaran laut.

 

2.     Kesadaran Menjaga Lingkungan : Ketika Ismail melihat anak-anak desa membersihkan pantai, ia menyadari pentingnya menjaga lingkungan dan menjadi bahagian dari cara untuk mengatasi masalah pencemaran.

 

3.     Kolaborasi dan Kepedulian Masyarakat : Ismail bergabung dengan masyarakat setempat  untuk melakukan tindakan nyata dalam membersihkan pantai dan mengedukasi masyarakat tentang kesan buruk pencemaran laut.

 

4.     Harapan dan Semangat : Meskipun awalnya putus asa, Ismail menemukan kembali semangat dan harapan akan perubahan yang lebih baik melalui tindakan bersama dan komitmen untuk menjaga laut yang memberi rezeki.

 

5.     Kesatuan dan Tekad : Ismail dan orang kampung bersatu dengan tekad yang kuat untuk melindungi lautan dan memperjuangkan masa depan yang lebih baik bagi mereka dan generasi mendatang.

No comments:

Post a Comment